Postingan

PEMBATALAN PENEMPATAN PELAMAR PRIORITAS 1 (P1) PADA SELEKSI GURU ASN-PPPK TAHUN 2022

 Sehubungan dengan telah berakhirnya proses pendaftaran Seleksi PPPK Guru Tahun 2022 melalui halaman https://sscasn.bkn.go.id, kami sampaikan bahwa setelah dilakukan verifikasi kembali dengan adanya sanggahan oleh pelamar Prioritas 1 (P1), berdampak pada perubahan status 3.043 pelamar Prioritas 1 (P1) dari mendapatkan penempatan menjadi tidak mendapat penempatan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terhadap keadaan ini, bagi pelamar yang ingin mempertanyakan lebih lanjut dapat mengakses layanan bantuan Guru PPPK pada laman https://gurupppk.kemdikbud.go.id/contact/contact atau nomor telepon 02150847721. Dengan adanya pengumuman ini, nama-nama yang terlampir dalam daftar ini dibatalkan penempatannya.  selengkapnya klik disini

TERBARU PERMENPANRB NO 1 TAHUN 2023 TENTANG JF ASN

Penyederhanaan jabatan fungsional adalah upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang dinamis, lincah, dan profesional serta percepatan transformasi manajemen ASN.  Dilansir dari website resmi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan melakukan penyederhanaan 3.414 nomenklatur jabatan pelaksana menjadi 3 klasifikasi jabatan. “Dari 3.414 kita rombak total menjadi 3 klasifikasi jabatan. Jadi akan lebih lincah dan tidak akan rumit lagi,” ujar Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, di Jakarta, Jumat (27/01) bersamaan dengan acara Sosialisasi Permen PANRB No. 1/2023 tentang Jabatan Fungsional. Jabatan Pelaksana adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas pelaksanaan kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan dan pembangunan. Anas menguraikan, dari total 4 juta ASN terdapat 1.451.983 ASN jabatan pelaksana. Sebelumnya, dalam PermenPANRB No. 41/2018 tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana Bagi PNS di Lingkungan Instansi Pemerintah, te...

DOA

 Karya Efoel Lintang Alunan suara hati berkumandang Beriringan suara petasan yang membahana Di tingkahi suara gendang bertalu Memenuhi   seantero pulau kemaro Ribuan mulut komat kamit Melantunkan do’a pada dewi Kwan In Menggema menyesaki alam jingga Vihara merah membara Dihiasi pelita lampion Menjadi saksi bisu Untuk do’a ku Kiranya di tahun ini Aku mendapat keberuntungan Tuk meniti kehidupanKU 

NEGARA DAN KONSTITUSI

  BAB I PENDAHULUAN   1.1 LATAR BELAKANG Reformasi menuntut dilakukannya amandemen atau mengubah UUD 1945 karena yang menjadi causa prima penyebab tragedi nasional mulai dari gagalnya suksesi kepemimpinan yang berlanjut kepada krisis sosial-politik, bobroknya managemen negara yang mereproduksi KKN, hancurnya nilai-nilai rasa keadilan rakyat dan tidak adanya kepastian hukum akibat telah dikooptasi kekuasaan adalah UUD Republik Indonesia 1945. Itu terjadi karena fundamen ketatanegaraan yang dibangun dalam UUD 1945 bukanlah bangunan yang demokratis yang secara jelas dan tegas diatur dalam pasal-pasal dan juga terlalu menyerahkan sepenuhnya jalannya proses pemerintahan kepada penyelenggara negara. Akibatnya dalam penerapannya kemudian bergantung pada penafsiran siapa yang berkuasalah yang lebih banyak untuk legitimasi dan kepentingan kekuasaannya. Dari dua kali kepemimpinan nasional rezim orde lama (1959 – 1966) dan orde baru (1966 – 1998) telah membuktikan hal itu, sehi...

KUNCI JAWABAN POST TEST MODUL 1 MENGENALI DIRI DAN PERANNYA SEBAGAI PENDIDIK DALAM PELATIHAN MANDIRI MERDEKA BELAJAR

 oleh Mesagus Syaiful Amin Berikut ini adalah soal dan  kunci jawaban modul 1  Mengenali Diri dan Perannya Sebagai Pendidik dalam Pelatihan Mandiri merdeka belajar. Jawaban ditandai dengan tanda centang Soal dan Kunci Jawaban Post Test M odul 1 Mengenali Diri dan Perannya Sebagai Pendidik Pelatihan Mandiri Merdeka Belajar 1.      Berikut adalah salah satu contoh penerapan belajar merdeka yang diterapkan dalam pendidikan di sekolah: a.      Mengajari murid-murid materi tentang kebudayaan b.      Guru membuatkan peraturan yang harus dipatuhi di dalam kelas c.      Mempercayakan murid-murid untuk bekerja dengan mandiri dan membimbingnya jika membutuhkan bantuan d.      Murid-murid harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan belajar yang sudah dibuatkan oleh  guru  di sekolah Jawaban : C 2.      Apa definisi manusia merdeka...

MENDIDIK DAN MENGAJAR

  OLEH MESAGUS SYAIFUL AMIN, S.Pd Kita sering menggabungkan kata mendidik dan mengajar sehingga mengaburkan makna yang sesungguhnya dari kedua kata tersebut Pengajaran merupakan suatu cara menyampaikan ilmu atau manfaat bagi hidup anak-anak secara lahir maupun batin maka pengajaran merupakan salah satu bagian dari Pendidikan sama halnya dengan mengajar yang merupakan salah satu bagian dari mendidik sementara Pendidikan merupakan tempat menaburkan benih-benih kebudayaan yang hidup dalam masyarakat sekaligus merupakan instrument tumbuhnya unsur peradapan. Ki Hajar Dewantara mendepinisikan Pendidikan sebagai tuntunan yaitu tuntunan dalam hidup tumbuhnya murid.             Maka dapat diartikan bahwa mendidik adalah menuntun segala kodrat yang ada pada -murid untuk mencapai keselamatan dan   kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat sebab murid diciptakan sebagai makhluk yang m...

MENGENALI DAN MEMAHAMI DIRI SEBAGAI PENDIDIK

Gambar
  oleh Mesagus Syaiful Amin, S.Pd Sejak awal kita menentukan pilihan kita akan berkecimpung dalam dunia Pendidikan maka sejak itupulalah kita sadar bahwa beban yang akan kita hadapi adalah merupakan tanggung jawab besar sebab kita akan berhadapan dengan murid-murid yang merupakan makhluk hidup dan juga makhluk sosial dalam arti kata sungguh jauh berbeda dengan Ketika kita bekerja di kantor yang berhadapan dengan benda mati untuk itu kita perlu belajar terus menerus agar bisa mengantarkan murid kita menjadi manusia merdeka dan kita juga harus dapat mengatur diri kita sendiri untuk menjadi manusia yang merdeka menurut Ki Hajar Dewantara “ Manusia merdeka adalah manusia yang hidupnya bersandar pada kekuatannya sendiri baik lahir maupun batin tidak tergantung pada orang lain”. Lalu apa peran kita sebagai pendidik yang bis akita lakukan untuk mengantarkan siswa kita menuju mimpi dan cita-cita mereka. Semangat kita sebagai pendidik dalam menyongsong hari-hari baru disetiap hari tentunya ...